Skip to content
Go back

Bride for Cursed's Dragon King - Chapter 4

Chapter 4: Perburuan Sang Pengantin

“Aku tidak apa-apa,” jawab Kane dengan suara serak, refleks menepis tangan gadis itu dari lehernya. Pikirannya benar-benar kacau dan berputar hebat seperti badai.

“Kamu yakin?” tanya Elara, menatapnya dengan raut wajah penuh kekhawatiran yang tulus.

“Mukamu pucat, seperti habis melihat hantu.”

“Pulanglah,” perintah Kane.

Suaranya agak bergetar karena emosi asing yang mendadak meluap di dadanya. Sebelum gadis itu sempat bertanya lebih banyak, Kane berbalik dan langsung melesat ke dalam semak-semak yang lebat. Dia menghilang di balik kegelapan hutan sebelum akhirnya berubah kembali menjadi naga dan mengepakkan sayapnya tinggi-tinggi ke langit.

Dia terbang kembali ke Istana Obsidian seperti orang kesurupan. Begitu mendarat di balkonnya, dia langsung memanggil Menteri Agung dengan suara menggelegar.

“Cari dia,” perintah Kane, dadanya kembang kempis menahan napas. “Aku ingin perburuan pengantin dilakukan sekarang juga. Tapi jangan bawa sembarang wanita. Aku hanya ingin wanita yang memiliki rambut gelap, mata cokelat yang dalam, jiwa yang berani, dan tinggi badan yang hanya sebatas bahuku.” Kane menjabarkan setiap detail fisik Elara yang terekam jelas di otaknya. Dia harus memastikan dengan mutlak bahwa gadis itulah yang dibawa ke hadapannya.

Sementara itu, beberapa mil jauhnya di sebuah kota manusia yang padat, Elara kembali menjalani kehidupan normalnya yang tenang. Dia hidup sederhana, bekerja membantu di pasar lokal. Elara sudah memiliki kekasih, seorang pedagang muda berwajah tampan bernama Julien.

Mereka sudah menjalin hubungan selama dua tahun dan berencana untuk menikah pada musim semi berikutnya. Elara selalu mendambakan kehidupan yang damai, jauh dari segala cerita menyeramkan tentang naga.

Namun, semua impian indahnya itu hancur berantakan tiga hari kemudian. Pasukan kerajaan manusia berbaris masuk ke tengah alun-alun kota, membuka sebuah gulungan emas dengan kasar. Sebuah dekret dari raja manusia dibacakan dengan lantang di hadapan kerumunan rakyat yang mulai menangis ketakutan.

“Atas perintah langsung dari Raja Naga, seleksi pengantin tahunan diubah. Setiap gadis yang memiliki ciri-ciri rambut gelap, mata cokelat, dan proporsi tubuh spesifik seperti yang tertera di papan pengumuman wajib menyerahkan diri untuk dikirim sebagai pengantin naga.”

Kepanikan massal langsung meledak. Semua orang tahu apa arti menjadi pengantin naga. Itu adalah vonis mati. Jalur instan menuju liang kubur.

“Elara, ciri-ciri itu… itu persis seperti dirimu,” bisik Julien, wajahnya mendadak pucat pasi saat mereka berdiri di tengah kerumunan. “Kamu harus sembunyi.”

Jantung Elara berdegup kencang seperti ingin melompat keluar dari dadanya. Ketakutan mencekik lehernya hingga dia sulit bernapas. Malam itu juga, dia mengepak sebuah tas kecil dan bersembunyi di dalam ruang bawah tanah penyimpanan akar-akaran di bawah rumah Julien, berdoa agar para prajurit melewati sektor mereka.

Keesokan paginya, situasi justru makin memburuk. Raja manusia mengumumkan sebuah sayembara besar. Imbalan sebesar seratus lumen—sebuah nominal yang bisa mengubah nasib rakyat jelata menjadi kaya raya dalam semalam—akan diberikan kepada siapa saja yang memberikan informasi valid mengenai keberadaan gadis dengan ciri-ciri tersebut.

Saat sedang duduk meringkuk di dalam kegelapan ruang bawah tanah yang dingin, Elara tiba-tiba mendengar suara langkah kaki berat yang membuat langit-langit di atas kepalanya bergetar. Pintu kayu ruang bawah tanah itu mendadak terbuka dengan derit keras, memasukkan seberkas cahaya matahari yang menyilaukan mata.

Elara mendongak, berharap melihat wajah Julien yang menenangkan. Namun, yang dia lihat justru adalah sepatu bot besi milik prajurit kerajaan. Dan di belakang prajurit itu, berdiri Julien.

Kekasihnya itu langsung membuang muka, menghindari tatapannya… Sesaat sebelum para prajurit mendobrak masuk ke tempat persembunyiannya.


Share this post:
Share this post:

Discussion & Reactions



Previous Post
Bride for Cursed's Dragon King - Chapter 5
Next Post
Bride for Cursed's Dragon King - Chapter 3